Bertahun-tahun Menunggu Penyelesaian, Warga Roban Keluhkan Irigasi Meluap dan Empat Pipa PDAM di Lahan

Berita Populer24 Dilihat

SINGKAWANG, POINUPDATE.COM — Keluhan warga di wilayah Roban, Singkawang, Kalimantan Barat, terkait kondisi saluran air dan keberadaan jaringan pipa PDAM kembali mencuat.

Warga mengaku persoalan tersebut telah berlangsung cukup lama, bahkan disebut sudah berbulan-bulan hingga bertahun-tahun. Mereka mengaku telah menyampaikan tuntutan secara resmi kepada PDAM Tirta Khatulistiwa, namun hingga kini masih menunggu kepastian penyelesaian.

Menurut keterangan warga, persoalan tersebut berdampak terhadap lahan pertanian, aktivitas pengelolaan tanah, serta nilai ekonomi aset milik masyarakat.

Warga Pertanyakan Lambannya Penanganan

Warga mengaku kecewa karena surat tuntutan yang telah disampaikan belum menghasilkan penyelesaian sebagaimana yang mereka harapkan.

Mereka mempertanyakan mengapa persoalan yang menurut mereka berdampak langsung terhadap kehidupan masyarakat belum mendapatkan penanganan konkret.

“Surat tuntutan sudah kami serahkan. Tetapi sampai sekarang belum ada panggilan, kunjungan, maupun kejelasan. Kami hanya ingin persoalan ini diperiksa dan diselesaikan,” ujar salah seorang perwakilan warga.

Warga berharap PDAM tidak hanya memberikan penjelasan administratif, tetapi juga melakukan pengecekan langsung terhadap kondisi di lapangan.

Saluran Air Disebut Tidak Mampu Menampung Debit

Salah satu persoalan yang dikeluhkan adalah kondisi saluran air yang menurut warga tidak mampu menampung debit air yang mengalir.

Ketika debit meningkat, terlebih saat hujan deras, air disebut meluap hingga memasuki area lahan masyarakat.

Warga mengklaim genangan tersebut berdampak terhadap lahan pertanian. Mereka menyebut tanah menjadi sulit dimanfaatkan, sementara pengikisan tanah dan kerusakan di sekitar saluran juga dikhawatirkan semakin parah.

Akibatnya, warga mengaku mengalami kerugian karena aktivitas pertanian dan masa tanam menjadi terganggu.

Meski demikian, penyebab teknis meluapnya saluran tersebut perlu dipastikan melalui pemeriksaan dan kajian teknis oleh instansi berwenang.

Empat Pipa PDAM Jadi Sorotan

Selain saluran air, warga juga mempersoalkan keberadaan empat pipa PDAM yang disebut melintang atau tertanam di area lahan mereka.

Warga mempertanyakan dasar pemasangan jaringan tersebut, termasuk persoalan persetujuan pemilik lahan serta mekanisme kompensasi atas penggunaan atau pembatasan pemanfaatan tanah.

Menurut warga, keberadaan pipa tersebut membuat pemanfaatan lahan menjadi terbatas. Mereka mengkhawatirkan kondisi itu turut memengaruhi nilai ekonomi tanah apabila lahan tidak dapat digunakan atau dikembangkan secara optimal.

Warga meminta PDAM memberikan penjelasan terbuka mengenai status jaringan pipa tersebut dan dasar penggunaannya.

Warga Minta Pemeriksaan Terbuka

Warga menegaskan tuntutannya bukan sekadar meminta pernyataan, tetapi adanya pemeriksaan langsung bersama seluruh pihak terkait.

Mereka meminta PDAM:

  • Turun langsung ke lokasi bersama warga.
  • Melakukan verifikasi terhadap kondisi saluran dan lahan terdampak.
  • Memastikan kapasitas saluran sesuai dengan debit air yang harus ditampung.
  • Memperbaiki saluran apabila hasil pemeriksaan menunjukkan adanya persoalan teknis.
  • Memeriksa status dan dasar pemasangan empat pipa PDAM.
  • Menata ulang atau memindahkan jaringan apabila terbukti mengganggu pemanfaatan lahan.
  • Membahas kompensasi apabila hasil verifikasi menunjukkan adanya kerugian yang menjadi tanggung jawab pihak tertentu.

Jangan Sampai Warga Terus Menunggu

Bagi warga, persoalan tersebut tidak hanya menyangkut infrastruktur, tetapi juga berkaitan dengan lahan, mata pencaharian dan kepastian hak masyarakat.

“Apakah kerugian kami, lahan yang rusak, tanah yang nilainya turun, dan masa depan keluarga kami harus terus dibiarkan? Kami hanya meminta ada tindakan nyata,” tegas perwakilan warga.

Warga berharap persoalan tersebut dapat diselesaikan melalui dialog dan pemeriksaan langsung sehingga tidak berkembang menjadi konflik yang berkepanjangan.

POINUPDATE.COM Membuka Ruang Klarifikasi

POINUPDATE.COM menegaskan bahwa sejumlah tudingan dalam pemberitaan ini, termasuk dugaan pemasangan pipa tanpa izin, kerugian ekonomi, penurunan nilai tanah, serta dugaan kesalahan kapasitas saluran, merupakan keterangan dan keluhan warga yang masih memerlukan verifikasi serta klarifikasi dari pihak terkait.

POINUPDATE.COM memberikan ruang bagi PDAM Tirta Khatulistiwa maupun pihak lain yang berkepentingan untuk menyampaikan klarifikasi dan hak jawab.

Persoalan warga Roban kini menunggu satu hal: kepastian dan tindakan nyata di lapangan.

Tinggalkan Balasan

Alamat email Anda tidak akan dipublikasikan. Ruas yang wajib ditandai *